Jasa managed Windows Server mencakup Active Directory, IIS, file server, Remote Desktop Services, serta patching terjadwal. Lingkungan Windows Anda kami kelola dengan pemantauan, cadangan, dan dokumentasi yang jelas seperti halnya server Linux.

Banyak penyedia managed service di Indonesia hanya menyentuh Linux, dan itu meninggalkan celah nyata. Aplikasi berbasis .NET Framework, SQL Server, dan sistem akuntansi yang dipakai sebagian besar perusahaan menengah berjalan di Windows — dan tidak akan pindah.

Kami menangani keduanya. Lingkungan campur justru yang paling sering kami temui, dan menanganinya dengan dua vendor berbeda menciptakan celah tanggung jawab tepat di perbatasan.

Setup Active Directory dan struktur yang bertahan

Pekerjaan setup Active Directory yang dilakukan tanpa rencana akan terasa akibatnya dua tahun kemudian: unit organisasi yang tidak mencerminkan struktur perusahaan, grup yang dibuat sesuai kebutuhan sesaat, dan kebijakan grup yang saling menimpa tanpa ada yang berani menghapus.

Yang kami susun lebih dulu adalah struktur OU-nya, mengikuti pembagian yang benar-benar dipakai perusahaan. Setelah itu penamaan grup dengan pola yang konsisten, lalu kebijakan grup yang diterapkan per OU dengan pencatatan tujuan tiap kebijakan.

Untuk domain controller, minimal dua adalah aturan yang tidak kami tawar. Satu domain controller berarti ketika ia mati, tidak ada yang bisa masuk ke komputer mana pun — termasuk untuk memperbaikinya.

Struktur Active Directory dengan unit organisasi dan kebijakan grup yang tertata
Struktur OU disusun mengikuti pembagian yang benar-benar dipakai perusahaan.

IIS web server untuk aplikasi .NET

Pengelolaan IIS web server yang kami lakukan mencakup penataan application pool per aplikasi — bukan berbagi satu pool — sehingga satu aplikasi yang bocor memori tidak menjatuhkan yang lain. Daur ulang pool dijadwalkan di luar jam sibuk, bukan pada interval bawaan yang bisa jatuh di tengah hari kerja.

Bagian lain yang rutin: pengelolaan sertifikat beserta pengikatan HTTPS, aturan rewrite untuk memaksa HTTPS dan menangani URL lama, kompresi respons, serta rotasi log IIS yang kalau dibiarkan bisa memakan puluhan gigabita.

Untuk aplikasi lama yang menuntut versi .NET Framework tertentu, kami pastikan versi itu tetap tersedia dan tetap ditambal. Memaksa aplikasi lama ke runtime baru sebelum pengembangnya siap adalah cara yang paling andal untuk merusak hari Senin.

File server, izin akses, dan Remote Desktop Services

File server yang izin aksesnya tumbuh tanpa aturan akhirnya sampai pada kondisi di mana tidak ada yang tahu siapa boleh membuka apa. Yang kami terapkan: izin diberikan lewat grup, tidak pernah langsung ke pengguna, dan pewarisannya dipetakan agar bisa diaudit.

Untuk Remote Desktop Services, dua hal jadi perhatian utama. Pertama, port RDP tidak boleh terbuka ke internet — aksesnya lewat VPN atau RD Gateway. Kedua, penentuan kapasitas: jumlah sesi bersamaan menentukan kebutuhan CPU dan memori, dan server yang kekurangan akan terasa lambat oleh semua penggunanya sekaligus.

Profil pengguna juga perlu dikelola. Tanpa penanganan, profil roaming atau FSLogix akan tumbuh sampai memakan disk dan memperlambat proses masuk secara mencolok.

Patching Windows Server tanpa mengganggu operasional

Pekerjaan patching Windows Server berbeda dari Linux dalam satu hal yang menentukan jadwal: sebagian besar tambalan menuntut reboot. Itu berarti setiap siklus pembaruan perlu jendela pemeliharaan yang disepakati, bukan diterapkan begitu saja.

Pola yang kami pakai: tambalan diterapkan lebih dulu di lingkungan pengujian atau pada satu server yang bukan penentu, diamati beberapa hari, baru menyusul yang lain. Untuk pasangan domain controller, pembaruan dilakukan bergiliran supaya selalu ada satu yang melayani.

Windows Update yang dibiarkan pada pengaturan bawaan adalah risiko tersendiri: reboot bisa terjadi di tengah jam kerja. Kami mengalihkan pengelolaannya ke WSUS atau kebijakan grup yang jendela dan urutannya ditentukan.

Administrasi Windows Server yang tercatat

Pekerjaan administrasi Windows Server sehari-hari mudah menjadi tidak terlacak karena banyak dilakukan lewat antarmuka grafis — tidak ada riwayat perintah seperti di shell Linux.

  • Setiap perubahan konfigurasi dicatat beserta alasan dan waktunya.
  • Skrip PowerShell dipakai untuk pekerjaan berulang, sehingga langkahnya terekam dan bisa diulang.
  • Cadangan sistem memakai Windows Server Backup atau Acronis, dengan uji pemulihan berkala.
  • Log peristiwa dikumpulkan terpusat, tidak dibiarkan hanya di server masing-masing.
  • Akun administrator lokal dipetakan dan kata sandinya dirotasi.

Lisensi, versi, dan rencana jangka panjang

Windows Server punya siklus dukungan yang tegas, dan itu perlu masuk perencanaan anggaran jauh sebelum tanggalnya tiba. Peningkatan versi bukan pekerjaan satu malam: aplikasi perlu diuji, dan aplikasi lama buatan vendor kadang tidak berjalan di versi yang lebih baru tanpa penyesuaian dari pihak vendornya.

Karena itu kami menyertakan status versi setiap server Windows dalam tinjauan berkala, beserta tanggal berakhirnya dukungan. Untuk server yang mendekati batas, rencana peningkatannya kami ajukan setahun sebelumnya — cukup waktu untuk menguji dan untuk berkoordinasi dengan vendor aplikasi.

Untuk mengenal cara kami bekerja dan batas tanggung jawab yang kami pegang, halaman tentang kami menjelaskannya lebih rinci daripada yang bisa dimuat di sini.

Lainnya seputar Manage Server

FAQ

Pertanyaan seputar Managed Windows Server

Apakah lisensi Windows Server termasuk?

Tidak, lisensinya terpisah dan biasanya sudah Anda miliki atau dibeli lewat penyedia cloud. Kami bantu memeriksa apakah model lisensinya sesuai dengan cara server dipakai, terutama pada lingkungan tervirtualisasi.

Bisa mengelola lingkungan campur Windows dan Linux?

Itu justru yang paling sering. Keduanya masuk dalam satu cakupan dan satu laporan, sehingga tidak ada bagian yang saling ditunggu ketika masalahnya berada di perbatasan.

Bagaimana dengan Windows Server yang sudah habis masa dukungannya?

Server tanpa tambalan keamanan lagi adalah risiko yang bertambah setiap bulan. Kami bantu menyusun rencana peningkatan versi, dan selama masa transisi memperketat isolasi jaringannya sebagai pengurang risiko sementara.

Apakah termasuk komputer pengguna?

Cakupan kami berhenti di server dan infrastruktur. Untuk laptop dan desktop karyawan, kami biasanya bekerja berdampingan dengan teknisi setempat dan membantu menyusun kebijakan grup yang mengaturnya.

Apakah bisa menangani server Windows yang berada di kantor kami?

Bisa, selama ada jalur akses yang aman — biasanya lewat VPN. Untuk pekerjaan yang menyentuh perangkat fisik, kami koordinasikan dengan orang di lokasi.

Server jalan, tapi tidak ada yang benar-benar memegang?

Itu kondisi paling umum yang kami temui. Ceritakan jumlah server dan aplikasinya, kami susun cakupan yang masuk akal.

WhatsApp